Jumat, 09 Maret 2018 16:44 WITA

Paslon Bagi-bagi Ikan, Ini Daftar Pelanggaran yang Ditangani Panwaslu Bantaeng

Editor: Abu Asyraf
Paslon Bagi-bagi Ikan, Ini Daftar Pelanggaran yang Ditangani Panwaslu Bantaeng
Ketua Panwaslu Bantaeng, Muhammad Saleh

RAKYATKU.COM,BANTAENG - Sudah Banyak pelanggaran dalam catatan Panwaslu Kabupaten Bantaeng, baik sebelum tahapan penetapan pasangan calon, maupun setelah penetapan paslon.

Sebelum penetapan Paslon, Panwaslu Bantaeng menangani tiga kasus administrasi. Antara lain terkait berkas dukungan surat keterangan pengganti KTP elektronik (KTP-el), dan dua kasus soal netralitas ASN.

Pasca penetapan paslon, beberapa catatan laporan Panwaslu Bantaeng seperti pelanggaran ujaran kebencian yang telah ditangani, ada pula laporan terkait PPS yang diduga lalai dalam penyampaian surat ke tim penghubung paslon.

"Ada juga yang sementara kami tangani, salah satu kepala desa di Kecamatan Tompobulu yang melakukan foto bersama dengan salah satu paslon," ungkap Ketua Panwaslu Bantaeng, Muhammad Saleh, Jumat (9/3/2018).

Sementara untuk laporan pelanggaran Pilgub Sulawesi Selatan, Panwaslu Bantaeng mengaku, masih nihil. "Kami juga selalu mengimbau agar para ASN utuk tetap menjaga netralitas dalam Pilkada serentak 2018 ini," pesannya.

Ia pun mengingatkan kepada para paslon agar tidak menjanjikan atau memberi uang atau barang saat melakukan kampanye.

"Khususnya untuk paslon nomor urut 1 (Muhammad Alwi-Nurdin Halim) untuk bagi-bagi ikan lagi pada tahapan kampanye ini," katanya.