Selasa, 13 Maret 2018 15:58 WITA

Forkopimda Bersinergi Sukseskan Pilkada Damai di Kota Parepare

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Adil Patawai Anar
Forkopimda Bersinergi Sukseskan Pilkada Damai di Kota Parepare

RAKYATKU. COM, PAREPARE - Pejabat Sementara Wali Kota Parepare, Lutfie Natsir bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) duduk bersama membahas keamanan dan ketertiban umum jelang Pemilihan Kepala Daerah tahun 2018.

Pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Walikota Parepare ini dihadiri Ketua DPRD, Kapolres, Komandan Kodim dan perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Kota Parepare, Selasa, (13/3/2018). 

Dalam pertemuan tersebut, Lutfie mengajak seluruh Forkopimda untuk bersinergi bersama mewujudkan Pilkada damai di Kota Parepare.

“Kami mengharapkan kepada seluruh forkopimda untuk saling bersinergi wujudkan Pilkada damai. Harapan kami menjadikan Parepare penyelenggara pilkada terbaik di Sulawesi Selatan,” Ungkap Lutfie Natsir.

Lutfie menyampaikan, terkait netralitas ASN di lingkup Kota Parepare telah melakukan koordinasi dengan Ketua KPU serta Panwaslu Kota Parepare. 

“Kita kembali akan duduk bersama dan melakukan koordinasi untuk membahas mengenai netralitas ASN,” jelasnya.

Sementara Kapolres Kota Parepare, Pria Budi menyampaikan, agar seluruh pihak untuk duduk bersama membahas mengenai legalitas netralitas ASN agar tidak terjadi kekisruhan yang multitafsir.

“Kita harus duduk bersama, Pemerintah Kota, KPU dan Panwaslu untuk membuka legalitas bersama agar tidak terjadi kekisruhan karena aturan multitafsir,” jelas Pria Budi.

Sementara itu Komandan Kodim 1402 Mallusetasi, Letkol Arm Ketut Adi Hamsyah memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan pilkada, dan mengenai penekanan netralitas pegawai ASN.

“Kami di Kodim sudah sering melakukan sosialisasi netralitas ASN, saya sering menyampaikan kepada PNS agak menjaga netralitas ASN,” jelasnya.

Ketua DPRD Kota Parepare Kaharuddin Kadir juga mengatakan terkait Pemilukada untuk mengantisipasi titik titik rawan pemilukada di Kota Parepare.

“Ada beberapa titik titik rawan Pemilukada termasuk di media sosial. Kita tidak mau hubungan terganggu, makanya kita mau menjalin hubungan preventif supaya ini tidak meresahkan masyarakat, karena ini nanti bisa memicu kericuhan di masyarakat,” imbau Kaharuddin.

Selain dihadiri oleh Forkopimda, rapat pertemuan tersebut juga di hadiri oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah serta Organisasi Perangkat Daerah terkait.