Selasa, 13 Maret 2018 21:35 WITA

Rahman: Saya Tak Pernah Menyerang Tim DOAMU

Editor: Fathul Khair Akmal
Rahman: Saya Tak Pernah Menyerang Tim DOAMU
Legislator Kabupaten Sidrap, Rahman

RAKYATKU.COM, SIDRAP - Legislator Kabupaten Sidrap, Rahman menyampaikan klarifikasinya setelah dituding sebagai pelaku penyerangan atas salah satu pendukung pasangan Dollah Mando-Mahmud Yusuf (DOAMU), Selasa (13/3/2018).

“Saya tidak pernah menyerang siapa. Yang ada saya hanya keberatan atas sejumlah tudingan tim DOAMU yang sifatnya provokatif terhadap saya,” ujar anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sidrap ini.

Dia mengatakan, beberapa waktu lalu, saat Lapangan Bendoro dipakai oleh pasangan Calon bupati Sidrap Fatmawati Rusdi-Abdul Majid (FATMA) tidak diperbaiki dan siapa yng bertanggung jawab.

“Saya sudah wanti-wanti kepada tim FATMA untuk melakukan pembersihan setelah acara selesai. Setelah bersih kenapa dia pak Rais itu mengunggah di media sosial bahwa itu tidak diperbaiki. Saya kasih tahu ya, saya ini yang perbaiki selalu lapangan Desa Talumae. Saya yang punya tanggung jawab atas lapangan itu. Tapi dia itu yang memprovokasi saya terus di sosial media,” ujar H Rahman.

Rahman mengatakan bahwa dirinya sendiri yang memimpin pembersihan bersama tim FATMA setelah kampanye. Setelah bersih, lanjutnya, tiba-tiba Rais yang mengunggah di laman Facebooknya.

“Meski tidak sebut nama tapi itu sudah menuding saya karena saya Korcam Fatma. Saya yang bertnggung jawab atas lapangan itu. Saya ini yang selalu memelihara lapangan ini sebagai anggota dewan dari sini,” ujar Rahman.

Atas hal ini, Rahman mengatakan dirinya merasa difitnah atas laporan di sosial media. “Makanya saya sudah melapor kan hal ini ke polisi,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar kabar jika salah seorang anggota tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidrap Dollah Mando-Mahmud Yusuf (DOAMU), Rais menjadi korban penyerangan oleh oknum anggota DPRD Sidrap, Rahman, Selasa (13/03/2018) dinihari.

Dalam keterangannya, Rais menuturkan, kejadian ini bermula saat dirinya memposting sebuah status di jejaring sosial Facebook soal rusaknya lapangan sepakbola Desa Taluma, Kecamatan Watangsidenreng Sidrap yang sebelumnya digunakan salah satu paslon bupati dan wakil bupati untuk kampanye terbuka. 

Melihat postingan Rais di FB tersebut,  Rahman dikabarkan mendatangi kediaman Rais yang letaknya tak jauh dari lapangan Desa Talumae bersama sejumlah rekannya

Beruntung, pihak kepolisian yang tanggap langsung terjun dan mengamankan situasi. Rais kemudian dibawa ke Mapolres untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Awalnya saya posting status di Facebook, saya hanya menuliskan pertanyaan siapa yang bertanggungjawab atas rusaknya lapangan saya juga tidak menyebut siapa siapa, kok H Rahman marah. Di lapangan kan kita tahu mobil tidak boleh masuk," ujar Rais.