Rabu, 14 Maret 2018 16:29 WITA

Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia Ini Puji Visi Prof Andalan

Editor: Mulyadi Abdillah
Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia Ini Puji Visi Prof Andalan
Supiardi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua Ikatan Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia (IMPTPI) Indonesia Timur Supiardi memuji 5 program unggulan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut 3 Prof Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan). 

Khususnya, kata Uppi, sapaannya, di bidang pengembangan teknologi pertanian Prof Andalan. Uppi berpendapat, program Prof Andalan soal bantuan permodalan, teknologi dan skill untuk mendukung hilirisasi pertanian dan perikanan sangat berbasis kebutuhan rakyat. 

"Program pengembangan teknologi pertanian tentu sangat diinginkan oleh masyarakat Sulsel, mengingat tantangan zaman yang semakin maju, sehingga kebutuhan produksi harus ditopang dengan perkembangan pertanian berbasis teknologi," ungkap Uppi dalam rilis yang diterima redaksi, Rabu (14/3/2018).

Menurut alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) ini, hampir 30 persen perekonomian di Sulawesi Selatan ditopang oleh sektor pertanian dan rata-rata masyarakat di pedesaan menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. 

"Bukannya mendukung, tapi program dari Prof Andalan tersebut sangat realistis, apalagi perekonimian di Sulsel hampir 30 persen ditopang oleh sektor pertanian," tutur Uppi. 

Apalagi, kata Uppi, latar belakang Nurdin Abdullah sebagai seorang guru besar (Professor) di bidang pertanian, tentu akan sangat paham bagaimana cara mendorong pertanian berbasis teknologi ini. 

"Beliaukan Guru Besar Pertanian, secara keilmuan pasti paham apa yang harus dilakukan demi pengembangan teknologi pertanian," tutup Supiardi. 

Sekedar diketahui, Prof Andalan memiliki 5 program utama yakni bantuan permodalan, teknologi & skill untuk mendukung hilirisasi pertanian dan perikanan; rumah sakit regional di 6 wilayah & ambulans siaga.
; birokrasi anti-korupsi & masyarakat madani; destinasi wisata andalan berkualitas internasional; pembangunan infrastruktur yang menjangkau masyarakat desa terpencil.