Rabu, 14 Maret 2018 17:01 WITA

Banyak Baliho Roboh, Tim Rumah Kita Sesalkan KPU Bantaeng

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Aswad Syam
Banyak Baliho Roboh, Tim Rumah Kita Sesalkan KPU Bantaeng
Sekretaris Tim Rumah Kita Punggawa Macakka Kabupaten Bantaeng, Alif Tawaqal Adry Said (kiri) bersama Kasubag Hukum KPU Bantaeng, Mahbub Ali Muhyar.

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Tim Rumah Kita Punggawa Macakka Kabupaten Bantaeng, mendatangi KPU Bantaeng. Ini terkait banyaknya baliho pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, yang roboh, termasuk baliho paslon nomo urut 4, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

Sekadar diketahui, baliho paslon Gubernur Sulsel yang dipasang oleh KPU Bantaeng pada 11 Maret lalu, banyak yang roboh. Seperti pantauan Rakyatku.com pada Rabu (13/3/2018) kemarin, di daerah perbatasan Bantaeng-Jeneponto, hampir seluruh baliho roboh. Kecuali baliho paslon nomor urut 3, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan).

Hal sama terjadi di sisi barat sort center Pantai Seruni. Baliho paslon nomor urut 1, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) dan baliho paslon nomor urut 4, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) juga roboh. Hanya baliho paslon nomor urut 2, Agus Arifin Nu'mang-Tanribali Lamo dan baliho Prof Andalan yang masih berdiri kokoh.

Kasubag Hukum KPU Bantaeng, Mahbub Ali Muhyar, membenarkan banyaknya baliho paslon Gubernur Sulsel. "Itu dikarenakan kondisi alam, yaitu angin yang cukup kencang, sehingga balihonya tidak kuat menahan," ujarnya, Rabu (14/3/2018).

Ia pun menuturkan, titik-titik lokasi pemasangan baliho, KPU juga didasarkan pada koordinasi dengan Pemkab Bantaeng. "Sehingga, tempat yang dianggap baliho rawan roboh, tidak bisa dipindahkan ke tempat lain, karena ada Peraturan Bupati (Perbup)," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Rumah Kita Punggawa Macakka Kabupaten Bantaeng, Alif Tawaqal Adry Said,S.IP menyayangkan kinerja KPU Bantaeng dalam pemasangan APK berupa baliho.

"Paling tidak kualitas balihonya dan cara pasangnya seharusnya bagus. Sehingga ketika ada angin kencang, tumpuan rangka baliho bisa menopang," ungkapnya.

Jika kualitas bahan dan pemasangan baliho cukup baik, kata Alif, bisa saja ada unsur kesengajaan jika baliho tersebut kembali roboh.

"Semoga tidak ada kaitannya dengan kepentingan pilkada, yang menyebabkan APK berupa baliho kandidat kami (IYL-CAKKA) roboh," harapnya.

Untuk di kabupaten Bantaeng, ada 5 titik pemasangan baliho paslon Gubernur Sulsel, di antaranya di sisi barat Sport Center Pantai Seruni, tepi Lapangan Palingan, Lapangan Banyorang, jalan ke arah Pelabuhan Mattoanging di Desa Bonto Jai (perbatasan Bantaeng-Jeneponto), dan tepi Lapangan Morowa.