Rabu, 14 Maret 2018 21:45 WITA

12.537 Warga Enrekang Terancam Kehilangan Hak Pilih

Editor: Abu Asyraf
12.537 Warga Enrekang Terancam Kehilangan Hak Pilih
Komisioner KPU Enrekang, Haslipa.

RAKYATKU.COM,ENREKANG - KPU Enrekang menemukan 12.537 calon pemilih yang belum melakukan perekaman KTP elektronik.

"Jumlah itu terdiri atas 8.586 yang sudah dipastikan belum punya e-KTP dan 3.951 yang tidak bisa dipastikan apakah punya atau tidak," terang komisioner KPU Enrekang Divisi Data, Haslipa, Rabu (14/3/2018).

Haslipa menjelaskan, yang tidak dipastikan ini terdiri atas warga yang tidak dapat ditemui seperti para perantau, yang keluarganya tak dapat memastikan apakah yang bersangkutan sudah lakukan perekaman atau belum.

Menindaklanjuti data tersebut, Haslipa mengaku akan segera berkoordinasi dengan pihak Dukcapil Enrekang. 

"Jumlah ini akan sangat berpengaruh pada angka partisipasi pemilih pada Pilkada. Jadi akan kita minta ke Dukcapil untuk segera mengoptimalkan perekaman agar penduduk ini bisa segera memiliki e-KTP dan dapat menggunakan hak pilihnya nanti," tutupnya.

Data dari KPU tersebut berbeda dengan yang dikeluarkan oleh Dukcapil Enrekang. Sebelumnya disebutkan bahwa dari 166.450 jiwa warga Enrekang yang dinyatakan wajib KTP, masih ada sekira 30 ribu jiwa yang hingga kini belum juga memiliki e-KTP.