Selasa, 20 Maret 2018 17:50 WITA

Koalisi Permanen Appi-Cicu Bisa Bubar di Tengah Jalan

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Mulyadi Abdillah
Koalisi Permanen Appi-Cicu Bisa Bubar di Tengah Jalan
Fraksi parpol pengusung Appi-Cicu saat memberikan keterangan pers di gedung DPRD Makassar, Senin (20/3/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ancaman delapan fraksi partai politik pengusung pasangan Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) untuk menjegal program Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) jika sampai terpilih di Pilwalkot mendatang mendapatkan komentar miring dari masyarakat luas.

Ada yang beranggapan, koalisi permanen itu bisa senasib seperti Koalisi Merah Putih di Pilpres 2014 yang kini bubar di tengah jalan. 

Pengamat politik Universitas Hasanuddin, Dr Jayadi Nas mengingatkan para anggota dewan yang terhormat untuk menempatkan dirinya sebagai wakil rakyat, bukan sebagai partisan kelompok tertentu.

"Tidak boleh seperti itu. Pernyataan seperti itu tidak etis dilontarkan oleh anggota dewan yang terhormat. Mereka harus tahu kapan dan dimana mereka boleh menempatkan diri sebagai kader partai pengusung, dan kapan posisinya sebagai wakil rakyat," imbau Jayadi, pada Selasa (20/03/2018).

Menurut mantan ketua KPU Sulsel ini, kesepakatan bersama fraksi pendukung Appi-Cicu yang tergabung dalam Gerakan Aksi Fraksi (GAS) untuk menggagalkan program pro-rakyat walikota nonaktif, Danny Pomanto, yang tertuang dalam visi misinya jika terpilih kembali di periode berikutnya merupakan bentuk pengkhianatan legislator terhadap konstituennya.

"Jangan sampai rakyat tidak percaya lagi dengan institusi DPR. Dan konsekuensinya tentu akan berbalik pada perolehan kursi partai tersebut di 2019 nanti," ingat Jayadi.

Loading...

Sehari sebelumnya, 10 partai pengusung Appi-Cicu mendeklarasikan Gerakan Aksi Fraksi (GAS) di teras lantai dua Gedung DPRD Makassar, Senin (19/3/2018). Delapan fraksi ini kompak untuk mengadang petahana di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar pada 27 Juni 2018 dan di periode berikutnya.

"Parpol ini sekaligus sebagai koalisi permanen setelah 2019 nanti sehingga visi misi daripada Appi-Cicu akan di-backup oleh 10 partai. Kalau yang lain tidak akan mungkin kita backup. Pasti visi misinya tidak akan jalan karena tidak didukung oleh Fraksi yang ada di DRPD," kata Busranuddin Baso Tika (BBT), Ketua PPP Makassar dalam konferensi pers tersebut.

"Kita hanya dukung program dan visi-misi Appi-Cicu. Makanya harus kita sampaikan ke publik, kalau mau baik pemerintahan ini, silakan pilih Appi-Cicu," ancam BBT.

Gerakan Aksi Fraksi (GAS) menunjuk Anggota legislator Fraksi Gerindra, Badaruddin Ophier sebagai juru bicaranya. Adapun parpol pengusung Appi-Cicu yakni, Golkar, Gerindra, NasDem, PDIP, PPP, PKPI, PBB, Hanura, PKS dan PAN.

Loading...
Loading...