Rabu, 21 Maret 2018 17:00 WITA

KPU dan Panwaslu Enrekang Masih Bingung dengan Aturan Kotak Kosong

Editor: Adil Patawai Anar
KPU dan Panwaslu Enrekang Masih Bingung dengan Aturan Kotak Kosong
Ketua Panwaslu Enrekang, Suardi Mardua. 

RAKYATKU.COM, ENREKANG - Panwaslu Kabupaten Enrekang bakal mengunjungi Bawaslu RI di Jakarta. Kunjungan tersebut untuk mempertanyakan soal regulasi yang mengatur kampanye simpatisan Kotak Kosong dalam pelaksanaan Pilkada.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Ketua Panwaslu Kab. Enrekang, Suardi Mardua. 

"Hari ini saya mau ke Jakarta. Rencananya kami bersama-sama dengan pihak KPU dan Polres Enrekang mau bertemu dengan Bawaslu RI, Kamis besok (22/3/2018), untuk meminta kejelasan aturan teknis terkait Kotak Kosong di Pilkada," kata Suardi, Rabu, (21/3/2018).

Seperti diketahui Enrekang menjadi salah satu  daerah yang bakal melangsungkan Pilkada 2018 dengan paslon tunggal. Dengan kata lain, akan diberlakukan skema paslon melawan kotak kosong.

Tidak adanya aturan jelas yang mengatur mengenai bagaimana seharusnya kotak kosong diperlukan, menurut Suardi menyebabkan banyak masalah di lapangan. 

"Terutama yang sangat penting adalah bagaimana aturan dalam berkampanye, dan pemasangan baliho. Ini sangat kita butuhkan. Kami harap Bawaslu dapat memberikan solusi," tutup Suardi.