Kamis, 22 Maret 2018 08:12 WITA

Gugatannya Ditolak PT TUN, Ini Kata Buhari

Editor: Aswad Syam
Gugatannya Ditolak PT TUN, Ini Kata Buhari
Buhari Kahar Muzakkar memberikan keterangan pers kepada para jurnalis di Luwu.

RAKYATKU.COM, LUWU - Pasangan Buhari Kahar Muzakkar-Wahyu Napeng (BKM-WN) tampaknya harus menelan pil pahit. Pasalnya, keinginan mereka untuk maju bertarung pada pilkada Luwu, kini semakin kecil.

Hal tersebut, menyusul ditolaknya gugatan pasangan itu, dalam sidang Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN), Makassar, Rabu (21/3) kemarin.

Buhari yang dikonfirmasi, menilai keputusan PT TUN tersebut, sarat akan intervensi dari luar yang menginginkan dirinya untuk tidak ikut bertarung pada pilkada Luwu.

"Cukup tampak, bahwa ada tekanan politik dari berbagai jalur yang mengharapkan kami tidak lolos," katanya saat dihubungi via whatshaap, Kamis (22/3/2018) dini hari.

Sebab menurutnya, dalam putusan tersebut, hakim PT TUN sama sekali tidak mempertimbangkan keterangan saksi, baik saksi fakta maupun saksi ahli yang dihadirkan dalam persidangan.

Padahal katanya, saat proses persidangan majelis hakim, sering mengangkat bahwa pentingnya verifikasi dan klarifikasi itu dilaksanakan oleh KPU, terkait adanya dukungan ganda parpol.

"Di mana  baik saksi fakta maupun saksi ahli, lebih banyak yang menyoroti kelalaian KPU yang tidak melakukan verifikasi dan klarifikasi ke tingkat pengurus DPP partai pengusung kami," kuncinya.