Selasa, 27 Maret 2018 01:04 WITA

Ditolak PT TUN, BKM-WN Kasasi ke MA

Penulis: Hamka Tadda
Editor: Aswad Syam
Ditolak PT TUN, BKM-WN Kasasi ke MA
Buhari Kahar Muzakkar saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di poskonya.

RAKYATKU.COM, LUWU - Langkah pasangan Buhari Kahar Musakkar-Wahyu Napeng (BKM-WN) untuk bertarung dalam pilkada Luwu 2018, kini memasuki babak baru. 

Setelah gugatan pasangan tersebut ditolak oleh pihak Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN), kini keduanya, secara resmi mengajukan permohonan memori kasasi ke Mahkamah Agung (MA). 

Pengajuan tersebut, dilakukan oleh BKM-WN melalui tim kuasa hukumnya, Rakhmad Sujono dan Wais Al Qarni Dasila di Kantor PT TUN, Kota Makassar, Senin, (26/3/2018).

Buhari Kahar yang dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, pihaknya mengajukan kasasi ke MA, sebab menilai putusan PT TUN yang menolak dirinya dan Wahyu Napeng, sangat tidak objektif.

"Kami menilai  putusan PT TUN yang menolak gugatan kami, kepada KPU Luwu adalah tidak cermat dan tidak objektif dalam menilai proses yang dilaksanakan KPU Luwu, yang menggugurkan kami untuk ikut bertarung di pilkada Luwu," katanya, Senin (26/3/2018) malam.

Pasalnya, pihaknya memandang jika dukungan Partai PAN dan Hanura kepada dirinya dan Wahyu Napeng, telah final di tangannya. Sebab katanya, dua rekomendasi yang dikeluarkan oleh partai tersebut kepada dua kandidat, telah terlebih dahulu dibatalkan oleh kedua partai itu.

"Ini terlihat pada SK Pembatalan baik dari Partai Hanura maupun juga dari DPP  PAN, dan hal itu juga telah dijelaskan oleh saksi dari kedua partai itu, saat memberikan kesaksiaannya, baik saat persidangan di tingkat Panwaslu maupun saat persidangan di PT TUN, bahwa usungan final PAN dan Hanura di pilkada Luwu yaitu kepada pasangan BKM-WN," jelasnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya pasangan BKM-WN juga telah mengajukan gugatan kepihak Panwaslu Kabupaten Luwu, terkait keputusan KPU Luwu yang menyatakan pihaknya Tidak Memenuhi Syarat (TMS) untuk mengikuti Pilkada Luwu.