Selasa, 27 Maret 2018 13:00 WITA

Analis Politik Remehkan Penantang Iksan-Paris

Editor: Adil Patawai Anar
Analis Politik Remehkan Penantang Iksan-Paris
Iksan-Paris.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Analis politik dari Indeks Politica Indonesia (IPI), Suwadi Idris tak begitu memperhitungkan 3 kandidat lawan dari Iksan Iskandar-Paris Yasir, pada Pilkada Jeneponto 2018.

Suwadi menilai, pasangan nomor urut 3 tersebut masih jauh lebih unggul, ketimbang kontestan lainnya. Padahal, penantang Iksan yang juga merupakan bupati non-aktif tersebut ditantang oleh sejumlah figur yang punya nama besar. 

Seperti Wakil Bupati Jeneponto non-aktif, Mulyadi Mustamu yang menggandeng Kasmin Makkamula (eks Ketua DPRD Jeneponto). Begitupun, bekas Sekretaris Daerah Jeneponto di era Iksan, Muhammad Sarif juga ikut menantang mantan atasannya tersebut.

Namun, Suwadi mengklaim, ketiga lawannya masih cukup potensial keok di ujung pertarungan. Ada tiga alasan Suwadi.

Pertama, menurutnya, dari sisi pengenalan dan kesukaan masyarakat, Iksan dicap sebagai figur yang masih unggul.

Loading...

"Dimana Kr Ninra (panggilan Iksan) masih sangat dihormati selaku tokoh atau bangsawan. Juga selaku bupati cukup memuaskan presentase kepuasan publik terhada kinerjanya dengan selalu bermain diangka 75 persen," klaim Suwadi dalam catatan tertulisnya, pada Selasa (27/3/2018).

Pembenaran kedua, lanjut Suwadi, pasangan yang diusung oleh Golkar, Gerindra, PDIP, PPP, dan NasDem itu, disebutnya sebagai pilar penting dalam hal pemenangan.

Dan terakhir, kata Suwadi, Iksan-Paris diasumsikan punya tingkat keterpilihan di kisaran 50 persen, berdasarkan hasil risetnya.

"Nomor urut 3 tersebut telah mendapatkan dukungan pemilih fanatik yang susah lagi goyang (strong voters) mencapai 38 persen. Artinya dengan pilkada empat pasangan modal electoral dan strong voters tersebut adalah modal bagi petahana tuk kembali menang," klaim Suwadi.
 

Loading...
Loading...