Rabu, 28 Maret 2018 21:30 WITA

Datangi Panwaslu, Tim Hukum Ome-Bisa Bawa Rekaman Video

Penulis: Hamka Tadda
Editor: Abu Asyraf
Datangi Panwaslu, Tim Hukum Ome-Bisa Bawa Rekaman Video
Anggota Panwaslu Palopo, Asbudi.

RAKYATKU.COM - Tim Kuasa Hukum pasangan Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada (Ome-Bisa) menyambangi kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palopo, Jalan Anggrek, Kelurahan Tompotikka, Rabu (28/3/2018).

Mereka hadir untuk menyampaikan dugaan adanya money politics yang dilakukan oleh salah satu pasangan calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota Palopo.

Hal tersebut diungkapkan anggota Panwaslu Palopo, Asbudi saat ditemui di kantor Panwaslu Kota Palopo.

Dirinya menuturkan, dalam pengaduan tersebut, tim hukum Ome-Bisa membawa serta barang bukti berupa video yang adanya tim paslon yang membagi-bagikan uang kepada warga saat menggelar kampanye dialogis.

"Iya kami menerima aduan itu dari tim hukum Ome-Bisa. Selanjutnya nanti kami akan telusuri," katanya.

Selain mengadu, tim hukum Ome-Bisa juga membawa bukti tambahan laporan pelanggaran mutasi dan dugaan penggunaan ijazah palsu yang diduga digunakan oleh salah satu paslon.

"Selain itu mereka membawa bukti tambahan dugaan pelanggaran mutasi dan dugaan ijazah palsu," tambah Asbudi.

Panwas Palopo besok akan berangkat ke Jakarta untuk meneliti dugaan mutasi yang dilakukan oleh pasangan Juara. Sesuai PKPU, calon wali kota petahana tidak boleh melakukan mutasi enam bulan sebelum ditetapkan sebagai calon.

"Kita akan ke Jakata menemui Mendagri dan KASN untuk meneliti dugaan mutasi itu. Kalau ijazah palsu hari Senin sudah diumumkan," tutup Asbudi

Sekadar diketahui, pilwalkot Palopo akan diikuti oleh dua pasangan calon yakni, petahana Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso (Juara) dan pasangan Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada (Ome-Bisa).