Sabtu, 31 Maret 2018 17:05 WITA

Antisipasi Rusuh Soal APK Paslon, Polres Jeneponto Rapat Forkopimda

Penulis: Zul Lallo
Editor: Aswad Syam
Antisipasi Rusuh Soal APK Paslon, Polres Jeneponto Rapat Forkopimda
Suasana pertemua Forkopimda di Kantor Polres Jeneponto, membahas APK paslon.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Terkait laporan salah satu paslon ke Panwaslu soal Alat Peraga Kampanye (APK) paslon lain yang dinilai provokatif, Polres Jeneponto ambil sikap.

Pihak Polres Jeneponto langsung menginisiasi rapat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), guna membahas masalah tersebut.

Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto, menyebut, pihaknya tidak mengambil alih tugas salah satu penyelenggara Pilkada Jeneponto. 

Menurutnya, kegiatan itu murni akibat adanya indikasi potensi gangguan kamtibmas. Selain Forkopimda, Polres juga menghadirkan Tim Leasing Officer (LO) masing masing pasangan calon (paslon). 

"Ini bukan persoalan kita mengambil kewenangan siapa. Ini persoalan adanya potensi gangguan Kamtibmas terkait masalah APK. Makanya kita hadirkan tim LO masing-masing paslon, dan unsur Forkopimda, karena pantauan perkembangan situasi. Tetapi dari panwas tidak hadir, padahal kita sudah hubungi," jelas Hery lewat telepon, Sabtu (31/3/2018).

Dalam rapat di Aula Mapolres Jeneponto itu, hadir empat LO pasangan calon. Juga unsur Forkopimda, di antarannya Plt Sekkab Jeneponto Syafruddin Nurdin, Dandim 1425 Jeneponto Letkol ARH Sugiri, dan pihak Kejari Jeneponto yang diwakili Budi Utama.
 
Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto mengatakan, acara yang digelar di kantor Polres itu, juga mengundang KPUD dan Panwas Jeneponto. Namun dari pihak Panwas tidak hadir. 

"Saat itu, pihak Panwas sendiri tidak hadir, padahal kita undang untuk mencari solusi tentang persoalan ini. Karena jangan sampai muncul gejolak. Ini persoalan keamanan kita semua, selaku yang bertanggungjawab atas pelaksanaan pilkada ini. Jadi, tak ada yang mengambil kewenangan Panwas," tambah mantan Kapolres Bombana itu. 

Kapolres juga menegaskan kepada semua pihak, dengan pertemuan yang digelar kemarin, Jumat (30/3/2018), agar dapat menjadikan suasana tetap rukun, aman dan kondusif.