Selasa, 03 April 2018 08:22 WITA

Banyak Rusak, Pemasangan Alat Peraga Kampanye di Bantaeng Diprotes

Editor: Andi Chaerul Fadli
Banyak Rusak, Pemasangan Alat Peraga Kampanye di Bantaeng Diprotes
Kerusakan APK di Sinjai (ilustrasi)

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Para pasangan calon bupati dan wakil bupati Bantaeng mengeluhkan proses pemasangan alat peraga kampanye (APK). Protes ini didasarkan pada banyaknya APK yang rusak dan hilang.

Seperti yang dialami pasangan calon Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba (Sumanga'Na). Melalui juru bicaranya, Udhin Jalarambang, mereka mengaku banyak APK paslon nomor urut 2 yang hilang di beberapa titik.

"Pantauan kami, (APK yang hilang) di dekat jalan masuk Garegea dan depan pabrik es Be'lang. Kalau rusak, mungkin hanya persoalan cuaca, tapi ini sepertinya sengaja dihilangkan karena tidak ada bekas-bekas pengrusakan," cetusnya, Senin (2/4/2018).

Pihaknya pun sudah menyampaikan hal tersebut ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantaeng. "Kami sudah sampaikan ke KPU (Bantaeng) dan kami tim Paslon Sumanga'Na akan segera mengganti spanduk dan baliho yang hilang tersebut," ujarnya.

"Semoga saja tidak ada orang/kelompok tertentu yang sengaja ingin mencederai demokrasi di Bantaeng," tambahnya.

Sementara itu, tim pasangan calon nomor urut 1, Muhammad Alwi-Nurdin (Siana'Ta) melalui ketua tim pemenangannya, Herman mengapresiasi kinerja KPU Bantaeng dalam pemasangan APK.

"Namun alangkah baiknya pemasangan baliho diserahkan ke tim masing-masing. Agar tidak ada lagi yang dirugikan di masing-masing paslon. utamanya banyaknya baliho yang rusak dan tempat pemasangan yang kurang tepat sasaran," kata dia.

Pihaknya sebagai tim merasa dirugikan dalam hal tersebut, berhubung untuk tahap menginformasikan ke masyarakat hampir pemasangannya tidak terakomodir.

"Kami pahami bahwa pemasangan baliho yang dilakukan KPU (Bantaeng) kebutuhan kami untuk mensosialisasikan. Tetapi fasilitator tidak tepat sasaran dan butuh kajian lagi tentang hal yang di atas," jelasnya.