Kamis, 05 April 2018 23:00 WITA

Diduga Provokatif, KPU Jeneponto Tarik Alat Peraga Kampanye

Penulis: Zul Lallo
Editor: Nur Hidayat Said
Diduga Provokatif, KPU Jeneponto Tarik Alat Peraga Kampanye

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jeneponto menarik kembali semua Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto di sejumlah titik, Kamis (5/4/2018).

Penarikan ini akibat adanya APK dari salah satu pasangan calon yang diduga provokatif. Komisioner KPU Jeneponto Bidang Sosioalisai SDM dan Parmas, Samsuddin, mengatakan APK semua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto mulai ditarik.

Penarikan dan penurunan APK yang sudah terpasang itu dari persetujuan semua tim liaison officer (LO) paslon yang disepakati bersama antara KPU dan Panwas dalam rapat Porkopimda.

"Sudah ada yang ditarik kembali, baik yang sudah terpasang juga diturunkan. Kalau hari ini masuk desainnya, hari Senin kita cetak. Jadi, APK sebelum dicetak dilakukan koreksi dulu," jelas Samsuddin. 

"Jadi ditarik dulu semua APK spanduk dan umbul-umbul semua paslon, bukan hanya paslon 1 saja. Ini dilakukan adanya polemik seperti tuntutan paslon 2 ,3, dan 4 secara etis diduga merugikan paslon lain dan diganti dengan desain baru yang lebih edukatif. Nanti bersamaan dipasang lagi," jelas Saiful.

Pantauan Rakyatku.com, sejumlah APK mulai dari paslon nomor urut 1 Mulyadi-Kasmin, nomor urut 2 Muhammad Sarif-Andi Tahal Fasni, nomor urut 3 Iksan-Paris, dan nomor urut 4 Baharuddin Bj-Isnaad Ibrahim, dikumpul di Kantor KPU Jeneponto.