Senin, 09 April 2018 15:54 WITA

Dituntut Empat Bulan Penjara, Ome: Ini Kriminalisasi Politik

Penulis: Hamka Tadda
Editor: Mulyadi Abdillah
Dituntut Empat Bulan Penjara, Ome: Ini Kriminalisasi Politik
Akhmad Syarifuddin Daud alias Ome saat diwawancarai usai sidang tuntutan, Senin (9/4/2018).

RAKYATKU.COM, PALOPO - Calon wali kota Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud alias Ome merasa kasus ujaran kebencian yang menimpa dirinya ditengarai upaya kriminalisasi oleh oknum-oknum tertentu.

Hal tersebut disampaikan usai menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Palopo, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Wara, Senin (9/4/2018).

"Jelas sekali, jika kasus ini merupakan kriminalisasi atas kepentingan politik," katanya.

Lebih jauh, dirinya sangat menyayangkan dugaan tindakan kriminalisasi terhadap dirinya. "Biarkanlah tatanan demokrasi di Palopo ini berjalan sebagai mana mestinya, jangan adalah hal-hal seperti ini. Biarkan masyarakat Palopo menentukan pilihannya sesuai hati nurani, jangan mi menggunakan segala cara untuk menjegal kami," pungkasnya. 

Dalam sidang pembacaan tuntutan tersebut, jaksa penuntut umum menuntut Ome dengan empat bulan penjara dan denda Rp 1 juta.

Ome dinilai terbukti telah melakukan pelanggaran pilkada saat melakukan kampanye beberapa waktu lalu dengan menghasut masyarakat Kota Palopo.