Senin, 09 April 2018 19:50 WITA

Wajah Sendu di Balik Kawat Berduri, Saat Ome Divonis 6 Bulan Percobaan

Editor: Aswad Syam
Wajah Sendu di Balik Kawat Berduri, Saat Ome Divonis 6 Bulan Percobaan
Para pendukung Ome, tampak menangis saat sidang pembacaan putusan kasus ujaran kebencian wakil wali kota Palopo non-aktif itu di PN Palopo, Senin (9/4/2018).

RAKYATKU.COM, PALOPO - Banyak wajah-wajah sendu di balik pagar kawat berduri, yang dipasang di depan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kota Palopo, Senin (9/4/2018), saat Akhmad Syarifuddin Daud divonis bersalah terkait kasus ujaran kebencian.

Para pemilik wajah-wajah sendu itu adalah simpatisan dan pendukung lelaki yang akrab disapa Ome itu. 

Dalam vonis yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Arif Winarso, sama dengan apa yang menjadi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni hukuman 4 bulan penjara dengan denda Rp1 juta.

Kendati divonis 4 bulan penjara dengan denda Rp1 juta, Ome tidak akan menjalani hukuman penjara.

Namun, jika dalam waktu 6 bulan masa percobaan yang diberikan, Ome melakukan tindak pidana yang sama, maka wakil wali kota Palopo nonaktif ini, akan menjalani vonis yang diberikan majelis hakim tersebut.

Kuasa Hukum Ome, Harla Ratda mengatakan, saat ini pihaknya belum memutuskan langkah apa yang akan mereka lakukan ke depannya.

"Kami masih pikir-pikir dulu, apakah akan melakukan banding atau menerima putusan tersebut," katanya.

Sekadar diketahui, Tim Kuasa hukum diberi waktu selama tiga hari untuk mengajukan banding atau menerima putusan tersebut.