Kamis, 12 April 2018 12:42 WITA

Hampir Dua Bulan Kursi Pimpinan DPRD Jeneponto Lowong

Penulis: Zul Lallo
Editor: Mulyadi Abdillah
Hampir Dua Bulan Kursi Pimpinan DPRD Jeneponto Lowong
Magalatung

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Sudah hampir dua bulan lamanya kursi dua pimpinan DPRD Jeneponto lowong pasca Muh Kasmin Makkamula dan Paris Yasir mundur untuk bertarung di Pilkada Jeneponto 2018. 

Kasmin sebelumnya menjabat ketua DPRD sedangkan Paris menduduki kursi wakil ketua DPRD Jeneponto.

Lambannya proses pergantian antar waktu (PAW) di pucuk pimpinan DPRD itu menuai sorotan dari Direktur Lembaga Kajian dan Advokasi Anggaran Turatea (Lekat), Ma'galatung.

"Ini akan mempengaruhi kinerja DPRD karena terjadi kekosongan pada pucuk pimpinan. Apalagi dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai pengawasan pemerintah, dapat dikatakan tidak maksimal," ungkap Pakde, sapaan akrab Ma'galatung pada Kamis (12/4/2018).

Lambatnya proses PAW itu dinilai dapat merugikan konstituen atau masyarakat yang diwakilinya. "Apalagi pelaksanaan HUT Jeneponto pada 1 Mei tentu dibutuhkan campur tangan atau peran DPRD," paparnya. 

Sekretaris DPRD Jeneponto, Muh Asrul mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat ke Partai Gerindra dan Demokrat terkait nama yang akan diusulkan untuk mengisi kursi pimpinan di DPRD.

"Kita sudah kirim surat ke partai untuk meminta nama yang akan mengisi kursi pimpinan yang kosong kursinya ketua dan wakil ketua, ini sementara proses," jelas Asrul.

Setelah menerima nama pengganti pimpinan, selanjutnya dikirim ke Gubernur melalui Pemkab Jeneponto.

"Sementara berproses tentang PAW di biro pemerintah provinsi. Jadi ada dua proses yang kita tangani, ada penggantian ketua dan wakil DPRD ada juga penggantian sebagai anggota dewan," pungkasnya.