Kamis, 12 April 2018 12:44 WITA

Setiap Ketemu Ibu-ibu Berjilbab, Fatmawati Selalu Tanyakan Ini...

Penulis: Darwis Pantong
Editor: Aswad Syam
Setiap Ketemu Ibu-ibu Berjilbab, Fatmawati Selalu Tanyakan Ini...
Cabup Sidrap, Hj Fatmawati Rusdi, saat menyapa ibu-ibu di Sidrap.

RAKYATKU.COM, SIDRAP -- Meski disibukkan jadwal kampanye yang super padat, Cabup Hj Fatmawati Rusdi, masih peduli program yang dirintisnya saat menjabat Ketua TP Pemberdayaan Keterampilan Keluarga (PKK) Kabupaten Sidrap, selama dua periode.

Buktinya, setiap bertemu kalangan ibu-ibu, pertanyaan yang muncul langsung seputar pengajian sistem dirosa dalam program melek alquran yang digalakkan selama ini.

Ini membuktikan, Cabup perempuan itu tidak hanya fokus pada program yang berhubungan dengan pembangunan fisik, infrastruktur ataupun anggaran.

Tetapi, perhatian dan kepeduliannya terhadap sumber daya manusia dan keagamaan juga cukup besar.

Maklum, Fatmawati adalah pemrakarsa program melek alquran dengan sistem dirosa, yang digalakkan di seluruh desa/kelurahan di Sidrap, dan mengantarkannya selaku tokoh pengentas buta aksara alquran di Sulsel.

"Alhamdulillah kalau program itu kita jalankan, dan terus berlanjut," ucap Fatmawati tersenyum saat ditemui warga Betao, Rabu malam.

Seperti saat mendapat kunjungan masyarakat Betao, di kediamannya Rabu malam, meski warga yang datang hanya untuk menyampaikan dukungannya, namun Fatmawati masih tetap bersemangat program melek alquran.

Begitupun saat melakukan sosialisasi, kegiatan melek alquran tetap ia pantau perkembangannya.

"Kalau pengajian ta bu, jalan ji? Ibu sudah wisuda?," tanya kepada beberapa ibu-ibu. 
"Iye jalan ji bu. Saya bahkan sudah diwisuda. Alhamdulillah," jawab seorang ibu.

Perhatian ini mendapat tanggapan warga. Risna, perempuan asal Betao, Pitu Riase menilai, Hj Fatmawati merupakan pemimpin yang tidak hanya ingin membangun Sidrap segi fisik, melainkan juga mental masyarakat. 

"Iye, kami sering ketemu beliau di masjid. Ibu tidak hanya berupaya membangun secara fisik, infrastruktur, tapi juga membangun SDM, membangun jiwa dan mental masyarakatnya," tandas Risna.