Kamis, 12 April 2018 14:42 WITA

Temuan Mengejutkan di Survei Pilgub Sulsel Versi IPO UIN Alauddin

Editor: Mulyadi Abdillah
Temuan Mengejutkan di Survei Pilgub Sulsel Versi IPO UIN Alauddin
Laboratorium Ilmu Politik (IPO) UIN Alauddin Makassar saat merilis hasil surveinya terkait elektabilitas kontestan Pilgub Sulsel, Kamis (12/4/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ada temuan yang cukup mengejutkan pada hasil survei Pilgub Sulsel oleh Laboratorium Ilmu Politik (IPO) UIN Alauddin Makassar.

Faktor geopolitik bukan lah menjadi alasan utama responden memilih empat pasang calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel. 

Hasil survei itu menyebutkan, responden yang memilih berdasarkan kesamaan asal daerah tergolong kecil. Yakni 0,83 persen. 

Justru, paling tertinggi pemilih menentukan pilihannya berdasarkan pengalaman kandidat (25,63 persen). Lalu disusul program paslon (16,67 persen), berdasarkan sifatnya (15,42 persen), dan berdasarkan prestasinya (14,38 persen).

Temuan Mengejutkan di Survei Pilgub Sulsel Versi IPO UIN Alauddin

Koordinator Litbang Laboratorium Politik UIN Alauddin Makassar, Reski Reskianti mengatakan, kecenderungan pemilih akan memilih jagoannya, pertama kali memang akan melihat pengalaman calon.

"Survei kita seperti itu, responden memilih karena pengalaman. Saat kita lakukan pendalaman, kebanyakan dalam kategori ini memilih Nurdin Abdullah, kemudian Pak Ichsan (Ichsan Yasin Limpo) dan Agus Arifin Nu'mang," katanya.

Hal ini tidak terlepas kata dia, sebab ketiga calon itu punya pengalaman besar memimpin kabupaten dan kota. Nurdin Abdullah bupati non aktif Bantaeng dua periode, Ichsan Yasin Limpo mantan Bupati Gowa dua periode, dan Agus mantan wakil gubernur Gowa dua periode.

Penilaian responden itu, sejalan dengan prestasi para kontestan Pilgub Sulsel kata Reski. 

"Kan responden kita menyebar atau berasal dari berbagai daerah. Mereka melihat hasil kerja atau prestasi yang selama ini sudah ada. Misalnya di Bantaeng Nurdin Abdullah. Pak Ichsan di Gowa, dan Pak Agus di Sulsel. Ada penilaian responden juga dengan Nurdin Halid," jelasnya.

Selain itu, Reski juga mengungkap temuan terkait sikap responden menentukan pilihan berdasarkan sifat cagub dan cawagub. Terbanyak, pemilih akan memilih pemimpin di Sulsel, karena sifat jujur (29,44 persen), taat beragama (16,92 persen), tegas (15,87 persen), dan bijaksana (14,61 persen).

Temuan Mengejutkan di Survei Pilgub Sulsel Versi IPO UIN Alauddin

"Jadi hasil survei kami soal itu juga jelas. Calon pemimpin yang mereka inginkan paling banyak memang mau pemimpin yang jujur dan taat beragama," jelasnya.

Sampel survei laboratorium politik UIN Alauddin Makassar adalah masyarakat civitas UIN Alauddin Makassar yang ber-KTP Sulsel, meliputi mahasiswa, dosen, staf admnistrasi dan sekuriti.

Jumlah sampel dalam survei ini sebanyak 474 responden. Metode yang digunakan adalah simple random sampling, dengan margin of error 4,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.