Senin, 16 April 2018 13:19 WITA

Indira: Harga Diri DIAmi Diinjak-injak

Editor: Nur Hidayat Said
Indira: Harga Diri DIAmi Diinjak-injak
Indira Mulyasari.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) disambut antusias warga Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Minggu malam (15/4/2018).

Indira didampingi oleh komunitas PRO DP pada acara zikir yang dirangkai dengan peringatan isra Mikraj Nabi Muhammad saw. Hajatan ini dihadiri seluruh lapisan masyarakat Bangkala.

Indira dalam acara ini mengakui penyemangat dari perjuangan melalui ujian dan fitnah yang dilayangkan kepada pasangan DIAmi mampu dilalui karena doa dan perjuangan seluruh warga Makassar, khususnya Bangkala dan Manggala.

"Buat saya warga Bangkala juga sangat istimewa buat kami berdua. Rasa-rasanya tidak ada yang terlewatkan buat kami di setiap momen yang mana malam hari ini adalah keberapa kalinya saya hadir di Bangkala, dan saya akan selalu hadir dan datang untuk warga Bangkala," sambut Indira.

Menurut Indira, dari seluruh warga Makassar, warga Bangkala juga memberikan bagian terpenting dalam perjuangan DIAmi dalam melalui beberapa ujiannya.

Sejak dinyatakan lolos sebagai paslon tetap Pilwalkot Makassar oleh KPU, komitmen warga Bangkala adalah penyemangat bagi DIAmi dalam melalui fitnah yang ditujukan kepada paslon DIAmi. 

"Kami terus semangat, kami terus bekerja dan tidak pernah berputus asa, fitnah, penzaliman. Bahkan harga diri kami diinjak-injak oleh orang-orang yang khawatir dan tidak ingin kami maju atau tidak ingin kami menghambat langkahnya meraih kekuasaan. Sampai detik ini kami mampu tegar dan lalui penzaliman itu, karena doa dan support yang diberikan oleh warga Manggala terkhusus lagi oleh warga Bangkala," tutur Indira.

Indira juga mengingatkan warga fitnah kepada DIAmi makin kencang, tetapi, kata Indira, yakinlah DIAmi kuat karena kekuatan rakyat ada di belakangnya.

"Karena warga Bangkala telah ikut pada garis perjuangan DIAmi dan selalu ada di garis terdepan di setiap perjuangan dan menjadi bamper di setiap penzaliman yang ditujukan kepada kami," kata Indira. 

Tokoh masyarakat Bangkala, HS Dg Masse, mengatakan, "Siapa saja yang ingin ikut mengambil bahagian di setiap memperjuangkan sebuah kebenaran, maka sesungguhnya mereka telah berjihad. Demikian juga sebaliknya, siapa saja yang ikut melakukan ataupun masuk dalam bahagian atau golongan berbuat zalim, maka sesungguhnya mereka adalah golongan orang-orang yang tidak akan diberi rida oleh yang Maha Kuasa, dan yakinlah kebenaran itu akan selalu dimenangkan," ujarnya.

Selain HS Dg Masse, turut hadir sejumlah tokoh masyarakat Bangkala di antaranya Dg Tarru, pengurus komunitas Pro DP,  Ketua LPM, RT/RW, dan kelompok majelis taklim sekelurahan Bangkala.