Rabu, 18 April 2018 21:55 WITA

NasDem Anggap Judas Tidak Melanggar Larangan Mutasi, Begini Penjelasannya

Penulis: Rizal
Editor: Abu Asyraf
NasDem Anggap Judas Tidak Melanggar Larangan Mutasi, Begini Penjelasannya
Sekretaris Nasdem Sulsel, Syahruddin Alrif (kiri) bersama Ketua DPP Nasdem Syahrul Yasin Limpo baru-baru ini.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Panwaslu Palopo membuat rekomendasi mengejutkan. Calon wali kota Palopo petahana, Judas Amir dinyatakan terbukti melanggar UU Nomor 10 Tahun 2016. Konsekuensinya, didiskualifikasi dari Pilwalkot Palopo 2018.

Dalam surat Panwaslu tertanggal 17 April 2018 tersebut, disebutkan bahwa Judas terbukti melanggar pasal 71 ayat 2. Pelanggaran ini terkait mutasi yang dilakukan Judas enam bulan sebelum penetapan pasangan calon di Pilkada.

Sebagai partai pengusung Judas di Pilwalkot Palopo, NasDem memberikan pembelaan. Pembelaan tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif. Menurutnya, mutasi yang dilakukan Judas tidak melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Pak Judas tidak memutasi pejabat struktural. Yang dilakukan adalah mengisi lima jabatan lowong kepala sekolah, dan ditunjuk hanya Plt. (Pelaksana Tugas) bukan definitif kepala sekolah," tutur Syahar, sapaan akrabnya, saat dikonfirmasi Rabu malam (18/4/2018).

NasDem Anggap Judas Tidak Melanggar Larangan Mutasi, Begini Penjelasannya

loading...

Dengan demikian, menurut Syahar, Judas tak mesti meminta izin ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait mutasi tersebut. "Jadi tidak perlu ada izin Mendagri untuk mutasi seperti  ini," tambahnya.

Oleh karena itu, menurut Syahar, NasDem tetap optimis pasangan Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso tetap akan bertarung dalam kontestasi Pilwalkot Palopo 2018.

"Insya Allah Pak Judas tetap sebagai calon wali kota Palopo, dan akan menang di Pilwali Palopo," tutupnya.
 

Loading...
Loading...