Kamis, 19 April 2018 12:52 WITA

Soal Surat Kemendagri, Bawaslu Sulsel Tetap Dukung Panwaslu Palopo

Editor: Mulyadi Abdillah
Soal Surat Kemendagri, Bawaslu Sulsel Tetap Dukung Panwaslu Palopo
Laode Arumahi (kiri).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua Bawaslu Sulsel, La Ode Arumahi menanggapi surat yang diterbitkan Kemendagri melalui Dirjen Otoda, terkait dugaan pelanggaran yang dituduhkan Panwaslu Palopo kepada calon petahana, Judas Amir.

Arumahi mengakui sudah membaca surat tersebut. Namun dia menegaskan, dalam surat itu tidak secara eksplisit menyebut Judas Amir melanggar aturan atau tidak. 

"Adakah disebutkan di surat itu bahwa (Judas Amir) tidak melanggar?," kata Arumahi kepada Rakyatku.com, Kamis (19/4/2018).

Saat ditanya soal surat itu yang terbit pasca dikelurkannya rekomendasi Panwaslu, ia hanya mengatakan biar publik yang menilai.

"Yang jelas Panwas bekerja mengacu kepada undang-undang, bukan penafsiran Panwas. Jadi bagi kami menilai (Panwaslu Palopo) sudah melaksanakan undang-undang. Bahwa kemudian ada yang tidak terima dan berpendapat lain, ya silakan saja," tambahnya.

Ia menegaskan, rekomendasi yang diterbitkan Panwaslu Palopo pada 17 April lalu itu, tetap sah. Tidak ada perubahan hasil pemeriksaan Panwaslu dengan surat Kemendagri itu.

"Itukan aturannya tidak berlaku surut. Kira-kira negara ini seperti apa, kalau ada keputusan pengadilan tiba-tiba dipatahkan oleh sebuah surat," ujarnya.

"Jadi silakan publik menilai posisi kasus yang ada, dengan keputusan Panwas, serta surat Kemendagri itu. Kami hanya menilai apa yang diputuskan anggota kami di Palopo," lanjut Arumahi menambahkan.

Terakhir, Arumahi mengimbau kepada Panwaslu Kota Palopo untuk tetap bekerja sesuai aturan yang ada.

"Saya minta teman-teman Panwas untuk tenang saja, tidak usah terpengaruh dengan berbagai pendapat. Kami secara kelembagaan memberi support, bahwa apa yang dilakukan Panwas Palopo sudah sesuai peraturan perundang-undangan," pungkasnya.